JAMBI28TV, BATANGHARI – Pembangunan proyek Islamic Centre Kabupaten Batanghari, Jambi, dipastikan akan selesai sesuai target yang telah direncanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Batanghari.
Kepala Dinas PUPR Batanghari, Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan tersebut secara bertahap hingga fungsional dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Ia menjelaskan, pembangunan Islamic Centre dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama pada tahun 2024 difokuskan pada pengerjaan fondasi tiang pancang. Selanjutnya, tahap kedua pada 2025 hingga awal 2026 mencakup konstruksi utama hingga penyelesaian struktur atap.
Meski sempat menghadapi kendala curah hujan tinggi, Ajrisa memastikan progres pembangunan tetap berjalan sesuai regulasi. Bahkan, mekanisme denda keterlambatan diberlakukan kepada kontraktor sebagai bentuk komitmen terhadap ketepatan waktu pengerjaan.
“Tahun ini kita masuk tahap finishing. Targetnya Islamic Centre sudah fungsional, minimal masjid utama bisa digunakan masyarakat. Fasilitas lain seperti pondok pesantren, UMKM, dan sarana olahraga akan menyusul sesuai kemampuan anggaran,” tegas Ajrisa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Islamic Centre bukan sekadar bangunan monumental. Proyek ini merupakan wujud komitmen dan janji politik Bupati Batanghari dalam menghadirkan pusat keagamaan, kebudayaan, sekaligus pengembangan ekonomi kreatif yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Total anggaran yang direncanakan sejak awal pembangunan mencapai kisaran Rp130 hingga Rp140 miliar, dengan strategi pembangunan bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Dengan progres yang terus berjalan, Pemkab Batanghari optimistis Islamic Centre akan menjadi ikon baru sekaligus pusat aktivitas religi dan sosial masyarakat Batanghari ke depan. (Ilham)














































