JAMBI28.TV, MUARA BULIAN – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari, Muhammad Firdaus, menyambut kunjungan kerja (kunker) masa reses Anggota DPR RI, H. Bakri, pada masa persidangan IV TS 2025-2026 yang berlangsung di Muara Bulian, Batanghari, Selasa (28/4/2026).
Dalam agenda tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Batanghari, DPRD, serta para kepala desa dan lurah langsung bertatap muka guna menyampaikan berbagai aspirasi mendesak dan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Wakil Ketua II DPRD Batanghari, Muhammad Firdaus, menyatakan apresiasi yang tinggi atas kehadiran anggota legislatif tingkat pusat tersebut. Menurutnya, kunker ini membawa dampak positif yang signifikan bagi akselerasi pembangunan daerah.
“Pihak DPR RI membawa langsung unsur-unsur penting yang bisa berdampak besar terhadap pembangunan di Batanghari. Ada beberapa poin prioritas yang dibahas untuk diperjuangkan ke pemerintah pusat, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas penerangan jalan umum, pembangunan sekolah, hingga kebutuhan mendasar lainnya,” ujar Firdaus.
Ia juga menegaskan bahwa selaku perwakilan rakyat daerah, DPRD Batanghari berkomitmen penuh untuk terus mengawal aspirasi tersebut dan segera mengoordinasikannya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Bakri, menegaskan komitmennya untuk mengupayakan secara maksimal pembangunan sarana publik di Kabupaten Batanghari dan Provinsi Jambi pada umumnya.
“Berbagai program pembangunan di daerah akan terus kami perjuangkan di tingkat pusat. Fokus kami meliputi peningkatan kualitas jalan, pembangunan sekolah rakyat, program bedah rumah, pembangunan jaringan irigasi, serta fasilitas vital lainnya,” kata Bakri.
Politisi PAN tersebut menambahkan, guna mempercepat realisasi proyek infrastruktur tersebut, sumber pendanaan tidak boleh hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten maupun provinsi. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk langsung ‘menjemput bola’ mengalirkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Semoga aspirasi masyarakat Batanghari ini dapat segera terealisasi. Meski tidak bisa langsung tuntas 100 persen dalam satu waktu, pembangunan akan diupayakan berjalan secara bertahap, misalnya 50 persen pada tahun 2027 dan sisanya diselesaikan pada 2028,” pungkas Bakri.














































