JAMBI28.TV, BATANGHARI – Ambulans bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari untuk Kecamatan Muara Bulian tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat akibat mengalami kerusakan. Kendaraan tersebut sudah lebih dari satu tahun ‘terparkir’ di sebuah bengkel mobil di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sridadi.
Sebagai sarana transportasi pasien sakit atau cedera untuk mendapatkan perawatan medis, ambulans seharusnya beroperasi guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, kondisi yang terjadi justru sebaliknya.
Tim Jambi28TV melakukan investigasi dan menemukan bahwa ambulans ini telah berpindah-pindah bengkel untuk perbaikan. Bahkan, ada dugaan kejanggalan terkait dana pemeliharaan kendaraan tersebut, mengingat biaya perawatan dan operasionalnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Lebih mengejutkan, ambulans ini tidak memiliki nomor polisi karena sudah dilepaskan. Seharusnya, kendaraan ini digunakan untuk kepentingan masyarakat di Desa Jembatan Mas, Kecamatan Pemayung.
Pemilik bengkel tempat ambulans tersebut berada saat ini mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut masuk ke bengkelnya beberapa bulan lalu untuk perbaikan mesin, setelah sebelumnya sempat berada di bengkel lain untuk pengecatan bodi.
“Ambulans desa ini sudah cukup lama tidak dapat dioperasikan karena mengalami berbagai kerusakan,” ujar pemilik bengkel.
Kondisi ini tentu merugikan masyarakat, terutama karena jarak desa ke fasilitas kesehatan, seperti RSUD Muara Bulian, cukup jauh. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mempercepat perbaikan ambulans tersebut agar layanan kesehatan tidak terganggu lebih lama.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan belum dapat ditemui maupun dihubungi untuk memberikan keterangan terkait permasalahan ini. (Ilham)