JAMBI28TV, KOTA JAMBI – Malam itu tak terdengar sirine khas Jaya 65 yang biasanya menjadi tanda adanya kebakaran di Kota Jambi. Namun, sejumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi justru terlihat bersiap meninggalkan markas komando mereka menuju sebuah lokasi di kawasan Pasar Kota Jambi.
Dengan menggunakan satu unit mobil damkar, petugas tiba di simpang empat eks Bioskop Ria. Kawasan tersebut merupakan deretan pertokoan tua yang sarat nilai sejarah dan menjadi salah satu simbol perjalanan perkembangan Kota Jambi dari masa ke masa.
Setibanya di lokasi, sempat muncul pertanyaan dari warga sekitar lantaran tidak terlihat adanya kobaran api maupun situasi darurat lainnya. Menanggapi hal tersebut, petugas Damkar menjelaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk memadamkan kebakaran.
“Mas, nggak ada kebakaran kok datang ke lokasi ini?” demikian pertanyaan warga yang kemudian dijawab petugas dengan penjelasan singkat mengenai tujuan kedatangan mereka.
Ternyata, malam itu para petugas Damkar memenuhi permohonan sepasang kekasih yang ingin melakukan sesi foto prewedding menjelang pernikahan mereka. Pasangan tersebut mengajukan permintaan bantuan untuk menciptakan efek hujan buatan demi mendapatkan konsep foto yang diinginkan.
Sebagaimana dikenal di tengah masyarakat, petugas pemadam kebakaran tidak pernah menolak permintaan bantuan. Tidak hanya dalam situasi darurat seperti kebakaran besar dan evakuasi warga, Damkar juga kerap membantu persoalan-persoalan ringan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Semua tugas tersebut tetap dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi sebagai pelayan publik.
Sambil menunggu pasangan calon pengantin bersiap, petugas Damkar terlihat mempersiapkan peralatan seperti selang dan nozzle. Setelah berdiskusi dengan fotografer, petugas kemudian membagi tugas untuk menyemprotkan air dari dua sisi guna menciptakan efek hujan yang natural.
Tak berselang lama, semprotan air bertekanan rendah pun diarahkan ke atas pasangan calon pengantin. Siraman air tersebut menciptakan suasana layaknya hujan sungguhan. Keduanya tampak gembira dan menikmati momen romantis di bawah hujan buatan dengan latar deretan ruko tua Kota Jambi.
Dari penelusuran, ide foto prewedding dengan konsep hujan ini ternyata berasal dari pasangan calon pengantin itu sendiri. Mereka mengaku menyukai suasana hujan karena memberikan rasa tenang, nyaman, sekaligus menghadirkan nuansa romantis dan nostalgia.
Bagi mereka, hujan juga menjadi simbol refleksi diri, kreativitas, serta momen untuk menghargai diri sendiri sebelum melangkah ke jenjang kehidupan yang baru.
Aksi humanis petugas Damkar Kota Jambi ini pun kembali membuktikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pemadam api, tetapi juga sahabat masyarakat dalam berbagai situasi kehidupan.














































