JAMBI28TV, TEBO – Menjelang memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Tebo bersama Pertamina Patra Niaga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Tebo Tengah.
Sidak ini dilakukan sebagai upaya pengawasan ketersediaan serta stabilitas harga gas elpiji bersubsidi, mengingat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat saat Ramadan. Tim gabungan menyasar sedikitnya lima pangkalan elpiji yang berada di Kelurahan Muara Tebo dan Kelurahan Tebing Tinggi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp18.000 per tabung.
Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Tebo, Mardiansyah, menegaskan pihaknya telah memberikan teguran langsung kepada pemilik pangkalan yang melanggar ketentuan harga.
Sementara itu, perwakilan Pertamina Patra Niaga, M. Ryan Primananda, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas apabila masih ditemukan pelanggaran harga di tingkat pangkalan.
Perindagkop Kabupaten Tebo bersama Pertamina Patra Niaga memastikan pengawasan distribusi dan harga elpiji bersubsidi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan gas elpiji 3 kilogram tetap tepat sasaran, tersedia bagi masyarakat, serta mencegah lonjakan harga menjelang bulan suci Ramadan.














































