JAMBI28.TV, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi secara serius mulai menjajaki transformasi energi bersih melalui pengembangan biomassa dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste to energy (WTE). Langkah strategis ini diumumkan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di sela kegiatan PLN Smart Mobility Day pada Jumat (30/1/2026). Inisiatif tersebut dirancang sebagai fondasi utama dalam membangun kota yang berkelanjutan serta sejalan dengan visi pembangunan rendah karbon yang tengah diprioritaskan oleh pemerintah daerah.
Fokus utama dari program ini adalah mengintegrasikan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan dengan pengurangan emisi karbon secara signifikan. Dengan memanfaatkan teknologi waste to energy, Pemerintah Kota Jambi bermaksud menyelesaikan persoalan penumpukan sampah sekaligus memproduksi energi listrik yang ramah lingkungan. Diza Hazra Aljosha menekankan bahwa inovasi ini merupakan solusi ganda untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengimplementasikan energi terbarukan.
Dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional, Pemerintah Kota Jambi menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan PT PLN (Persero). Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan pada pemerataan akses listrik, tetapi juga percepatan transisi menuju energi hijau di seluruh lapisan masyarakat. Momentum ini juga ditandai dengan peresmian fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Fast Charging di wilayah PLN UP3 Jambi sebagai upaya nyata penyediaan infrastruktur kendaraan listrik yang andal dan modern.
Selain aspek teknis energi, kerja sama ini memberikan dampak positif terhadap sektor fiskal daerah melalui kontribusi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik. Diza Hazra Aljosha memberikan apresiasi tinggi kepada PT PLN UP3 Jambi atas pengembalian hasil pungutan pajak tersebut yang menjadi tambahan signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, Manajer UP3 PLN Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan bagi pelanggan yang telah beralih ke layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Ke depannya, Kota Jambi memiliki visi besar untuk menjadi pusat pengembangan jaringan listrik berbasis energi non-fosil dalam peta jalan energi nasional. Pemerintah berharap optimalisasi digitalisasi layanan dapat memberikan kecepatan dan kualitas layanan yang lebih terjangkau bagi warga. Komitmen ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan energi yang stabil, bersih, dan berkelanjutan demi masa depan Kota Jambi yang lebih hijau.














































