JAMBI28.TV, KOTA JAMBI – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan Kota Jambi ke depan.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi yang digelar di Gedung Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).
Rapat paripurna tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Transmigrasi, Gubernur Jambi, pimpinan DPRD Provinsi Jambi, hingga tamu kehormatan dari Malaysia.
Mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”, peringatan tahun ini menjadi simbol optimisme masyarakat Kota Jambi dalam menyongsong masa depan yang lebih maju.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, dalam pidatonya menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif telah menghasilkan berbagai capaian penting, termasuk lahirnya delapan Peraturan Daerah sepanjang tahun 2025.
Dukungan Pembangunan Hampir Rp2 Triliun
Dalam pidato kenegaraannya, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai capaian pembangunan selama 462 hari kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.
Menurut Maulana, sepanjang tahun 2025 Kota Jambi berhasil memperoleh dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta realisasi investasi mencapai Rp1,32 triliun.
“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap Kota Jambi sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Maulana.
PAD Melonjak 35 Persen
Tak hanya investasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi juga mencatatkan pertumbuhan signifikan.
Realisasi PAD tahun 2025 mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp455,25 miliar.
Peningkatan tersebut turut mendorong naiknya APBD Kota Jambi dari Rp1,765 triliun menjadi Rp2,013 triliun atau tumbuh 14,06 persen.
“Ini menunjukkan semakin kuatnya kemandirian fiskal daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Maulana.
Kemiskinan dan Pengangguran Menurun
Di bidang ekonomi dan kesejahteraan, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif.
Indeks Gini berhasil ditekan dari 0,395 menjadi 0,339. Angka kemiskinan turun dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka berkurang dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen.
Sementara itu, inflasi Kota Jambi tetap terkendali di angka 1,73 persen pada April 2026, menjadikan Kota Jambi masuk dalam 10 kota dengan inflasi terendah di Indonesia.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi juga meningkat menjadi 82,32 dan masuk kategori sangat tinggi.
Program Kartu Bahagia Diperluas
Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi akan memperluas cakupan Program Kartu Bahagia melalui penambahan 8.660 peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta tersebut terdiri dari pekerja rentan, petugas keagamaan, sekretaris RT, petugas Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), hingga petugas rumah ibadah.
Dengan penambahan tersebut, total penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan mencapai 15.740 orang.
Beasiswa dan Sekolah Baru
Di sektor pendidikan, Pemkot Jambi telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan revitalisasi satuan pendidikan, pembangunan dua sekolah baru, serta mengusulkan revitalisasi terhadap 150 satuan pendidikan lainnya.
Target Selesaikan TPS Liar
Persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian publik juga terus ditangani melalui Program Kampung Bahagia berbasis OPBM.
Hingga saat ini telah terbentuk 70 OPBM swadaya yang melayani sekitar 200 RT dan berhasil menutup 94 titik TPS maupun TPS liar.
Pemkot Jambi menargetkan seluruh TPS liar dapat dituntaskan dalam tahun ini melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang terintegrasi.
Lebih dari 1.100 CCTV Dipasang
Untuk memperkuat keamanan lingkungan, Pemkot Jambi juga akan memasang lebih dari 1.100 kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi langsung dengan Jambi City Operation Center (JCOC) selama 24 jam.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi visi Kota Jambi Bahagia yang menitikberatkan pada aspek Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.
Maulana: Semua Berkat Sinergi Bersama
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan yang diraih saat ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, DPRD dan seluruh masyarakat Kota Jambi, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Mari terus menjaga semangat gotong royong, toleransi dan kebersamaan untuk membangun Kota Jambi yang semakin maju dan membahagiakan,” ucap Maulana.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi harus menjadi etalase kemajuan daerah.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Jambi, termasuk penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi yang saat ini sedang berjalan.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut juga diisi dengan penandatanganan sejumlah kerja sama antar daerah, penyerahan hibah dari Pemerintah Provinsi Jambi kepada Pemerintah Kota Jambi, pemberian penghargaan kepada lurah dengan capaian OPBM terbanyak, serta bantuan dan santunan kepada masyarakat.
Perayaan semakin meriah dengan berbagai penampilan seni budaya, Bahagia Bersholawat, serta tayangan kilas balik perjalanan panjang Tanah Pilih Pusako Batuah yang kini memasuki usia ke-625 tahun. (Herni)











































