JAMBI28.TV, BATANGHARI – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan dompeng dilaporkan masih berlangsung di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Batanghari. Aktivitas tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kelestarian lingkungan, terutama Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah rakit dompeng disebut masih beroperasi di beberapa lokasi di sepanjang sungai. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta merusak ekosistem perairan apabila tidak ditangani secara serius.
Limbah yang dihasilkan dari aktivitas PETI dikhawatirkan mengandung material berbahaya, termasuk logam berat seperti merkuri, yang dapat mencemari air sungai. Kondisi ini berpotensi mengancam kesehatan masyarakat yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada aliran Sungai Batanghari.
Meski berbagai upaya penertiban telah dilakukan oleh pemerintah dan aparat penegak hukum, praktik PETI masih dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah. Persoalan ini menjadi tantangan yang terus dihadapi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan aturan pertambangan.
Pada Selasa (21/7/2026), seorang warga berinisial HR mengaku melihat langsung aktivitas dompeng yang beroperasi di aliran Sungai Batanghari. Menurutnya, kegiatan tersebut masih berlangsung dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar.
“Saya khawatir aktivitas ini terus merusak sungai, mencemari air, dan berdampak pada kehidupan masyarakat yang bergantung pada Sungai Batanghari,” ujar HR kepada awak media.
HR berharap aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan ke lokasi dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan adanya aktivitas pertambangan tanpa izin.
Ia juga meminta pemerintah bersama aparat terkait memperkuat pengawasan dan melakukan penanganan secara berkelanjutan agar aktivitas PETI yang merusak lingkungan dapat dihentikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai kondisi terkini di lokasi yang dimaksud. Media ini masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak berwenang untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut. (Ilham)











































