JAMBI28.TV, BATANGHARI – Anggota DPRD Kabupaten Batanghari dari Fraksi Gerindra, Mawardi Harahap, SP, menggelar reses masa sidang kedua Tahun 2026 di Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 warga dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perwakilan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, ketua RT, tokoh agama, pemuda hingga kaum ibu.
Reses menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Kabupaten Batanghari.
Dalam sambutannya, perwakilan masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mawardi Harahap yang turun langsung menyerap aspirasi warga.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Mawardi Harahap beserta rombongan. Kami berharap berbagai aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan sehingga memberikan manfaat bagi warga Kelurahan Muara Bulian, khususnya di Daerah Pemilihan I,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Berbagai usulan disampaikan masyarakat, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur lingkungan, bantuan 100 ekor bibit bebek, dukungan dana sebesar Rp1 juta bagi kegiatan pemuda dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga pemasangan tiang dan jaringan listrik PLN di RT 23 RW 06, termasuk di Lorong Kalimatan, Lorong Batu Sepah, dan Lorong Arisuddin.
Warga juga menjelaskan bahwa selama ini biaya pemasangan amper listrik dilakukan secara swadaya oleh salah seorang warga bernama Suparsih. Begitu pula jaringan air bersih PDAM di lingkungan tersebut dibangun melalui swadaya masyarakat yang dikoordinasikan oleh Tahan Nasution.
Selain itu, masyarakat mengeluhkan adanya pungutan sebesar Rp10 ribu yang dibebankan melalui rekening PDAM untuk biaya kebersihan atau persampahan.
Menanggapi persoalan tersebut, Mawardi Harahap menyatakan akan segera memanggil Dinas Lingkungan Hidup, Direktur PDAM, Ketua RT 23 RW 06 Batu Sepah, serta pihak terkait pada Senin (13/7/2026) guna meminta penjelasan mengenai mekanisme penarikan biaya tersebut.
“Persoalan ini akan kami tindak lanjuti dengan memanggil instansi terkait agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai mekanisme pungutan tersebut,” tegas Mawardi.
Dalam kesempatan itu, perwakilan kaum ibu juga mengusulkan bantuan seperangkat alat hadrah, seragam grup hadrah, serta dua set perlengkapan prasmanan.
Menanggapi usulan tersebut, Mawardi mengatakan pihaknya akan berupaya merealisasikannya secara bertahap.
“Insyaallah akan kami penuhi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Luthfi yang mewakili warga RT 23 RW 06 mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan di Lorong Batu Sepah dan peningkatan fasilitas olahraga bagi pemuda.
Hal senada disampaikan Eko yang mewakili kalangan pemuda. Ia berharap adanya pembangunan lapangan bola voli serta penambahan jaringan listrik PLN di Lorong Kalimatan guna menunjang aktivitas masyarakat.
Mawardi memastikan seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Di bidang keagamaan, Ustaz Taha meminta pemerintah melanjutkan pembangunan madrasah di RT 23 RW 06. Menurut Mawardi, usulan tersebut akan dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat direalisasikan apabila anggaran tersedia.
Suasana reses berlangsung hangat dan penuh dialog. Bahkan, Luthfi (86), salah seorang warga, mengaku baru pertama kali melihat anggota DPRD Kabupaten Batanghari datang langsung ke lingkungan RT 23 RW 06 untuk mendengar aspirasi masyarakat.
Melalui kegiatan reses tersebut, Mawardi Harahap menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan Pemerintah Kabupaten Batanghari sesuai prioritas dan kemampuan keuangan daerah. (Ilham)














































