JAMBI28.TV, 11 Februari 2026, JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, pada Rabu (11/02/2026). Bersamaan dengan pembukaan tersebut, dilakukan pula pengukuhan jajaran pengurus MUI Kota Jambi untuk masa khidmat 2026-2031 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Muhammad Umar Yusuf.
Mengangkat tema “Sinergitas Ulama dan Umara Dalam Pemberdayaan Umat di Era Digitalisasi Menuju Kota Jambi Bahagia”, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kota Jambi, hingga tokoh-tokoh dari organisasi keagamaan setempat. Antusiasme peserta Rakerda yang terdiri dari para pengurus MUI menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung keberlangsungan visi pembangunan Kota Jambi.
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai kemajuan signifikan yang telah dicapai melalui program unggulan Kota Jambi Bahagia. Beliau menekankan bahwa aspek religiusitas adalah fondasi krusial yang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan daerah. “Sudah banyak perubahan positif sejauh ini, hal itu tampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita naik, hal ini tidak luput dari peran pemangku agama, salah satunya MUI,” ujarnya memberikan apresiasi.
Maulana juga menyoroti peran strategis MUI sebagai pembimbing umat, penggerak moderasi beragama, serta benteng dalam menangkal paham ekstremisme dan radikalisme. Ia menegaskan pentingnya keseimbangan pembangunan antara aspek fisik dan kualitas moral masyarakat. “Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas moral akhlak dan harmoni sosial,” tuturnya. Beliau menutup sambutan dengan harapan besar agar Rakerda ini mampu melahirkan terobosan baru dan menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus yang baru. “Selamat Rakerda, dan ini adalah momentum penting untuk meneguhkan peran keulamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat kepada para pengurus MUI yang baru dikukuhkan,” pungkasnya.
Momentum pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan peneguhan tanggung jawab moral untuk menjaga marwah keulamaan dan membimbing masyarakat. Pemerintah Kota Jambi memandang MUI sebagai mitra strategis yang krusial dalam menciptakan harmoni sosial dan memastikan pembangunan daerah berjalan seimbang. Sinergi yang kuat antara ulama dan umara diyakini akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan masyarakat Kota Jambi yang religius, toleran, dan berkeadaban di tengah pesatnya dinamika zaman.














































