JAMBI.TV, JAMBI – Pemkot Jambi terus memacu kesiapan infrastruktur pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Januari 2026, tercatat sudah ada 38 dapur SPPG yang terbentuk dari target total 74 dapur. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menargetkan seluruh fasilitas dapur tersebut sudah beroperasi penuh pada pertengahan tahun ini guna menjangkau seluruh lapisan penerima manfaat yang telah terdata.
Program ini tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Maulana menginginkan agar akses terhadap gizi berkualitas ini dapat segera dirasakan secara nyata. Dengan estimasi 275.738 penerima manfaat, koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satgas MBG terus diperketat guna memastikan standar nutrisi terpenuhi sesuai ketentuan pusat.
Wali Kota Maulana juga menaruh perhatian besar pada kelancaran operasional dapur-dapur tersebut agar mampu melayani kebutuhan warga dengan tepat waktu. Ia menegaskan bahwa Kota Jambi harus memberikan teladan bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi dalam hal kecepatan akselerasi program. Harapannya, dapur SPPG ini menjadi pusat produksi pangan sehat yang higienis dan berkualitas tinggi.
“Target kita bulan Juni, 74 dapur sudah operasional dan mampu menjangkau seluruh penerima manfaat. Intinya saya ingin sesegera mungkin balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kota Jambi merasakan manfaat program MBG ini. Kita harus menjadi contoh sebagai ibu kota Provinsi Jambi,” ujar Maulana.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemkot Jambi, distributor bahan pokok, dan mitra yayasan. Langkah ini diambil untuk menjamin stabilitas pasokan bahan pangan di tengah meningkatnya permintaan dapur produksi. Dengan keterlibatan BPOM dan Satgas, kualitas keamanan pangan dalam program MBG di Kota Jambi tetap menjadi prioritas utama.














































