http://www.sr28jambinews.com/

JAMBI (JAMBI28 TV) — Berlangsung di Simpang 4 Bank Indonesia, puluhan demonstran yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Jambi hari ini (Rabu 11 April 2018) kembali turun ke Jalan. Mereka menyuarakan kritik terhadap kebijakan Pemerintah pusat yang dinilai tidak pro rakyat, yaitu dengan menaikkan harga BBM secara terus menerus.

Hal tersebut dinilai oleh KAMMI Jambi sebagai kebijakan yang menjerat rakyat kecil.

“Ini adalah kali kesekian Pemerintah menaikkan harga BBM, 2018 ini saja sudah 3 kali dinaikkan. Kebijakan ini sangat menjerat rakyat kecil. Naiknya harga BBM akan berefek ke harga-harga sembako dan kebutuhan primer lainnya” ungkap Iqbal Remanda, Koorlap Aksi kepada SR28 (Rabu 11 April 2018)

Selain menggelar aksi demonstrasi dengan saling bergantian orasi, puluhan mahasiswa ini juga sempat memberhentikan Truk Pertamina yang melintas di Jalan tempat mereka menggelar aksi.

Meski demikian, aksi relatif aman dan tidak menimbulkan kericuhan apapun.

Sementara itu, Ketua Umum PD KAMMI Kota Jambi Indra Jaya mmenyebut bahwa aksi yang digelar ini dilakukan secara berkesinambungan senasjonal oleh KAMMI.

“Kita semua daerah menggelar aksi, cuma jadwalnya beda-beda. Kalo Jambi kebetulan hari ini. Kalau Jabodetabek besok aksinya, mereka mau kepung Kantor Pertamina pusat” Tuturnya

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Kajian Publik PW KAMMI Jambi, Nurhasan Dani. Dani menyebut bahwa aksi ini adalah aksi awalan saja dan akan terus bergulir kedepannya.

“Semua daerah bergerak dalam pekan ini, termasuk Jambi. Kita akan lihat dinamika dipusat besok seperti apa. Semoga Pemerintah berkenan meninjau ulang harga BBM yang sudah dinaikkan ini” Tutup Dani

Aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari puluhan anggota kepolisian Polsresta Jambi.

Aksi dimulai dari Kampus UNJA Telanai Pura, lalu Longmarch ke Simpang 4 Bank Indonesia Cabang Jambi dimulai pukul 10 hingga pukul 11 pagi.

Mereka menuntut agar Pemerintah meninjau ulang kebijakan harga BBM, Meminta Pemerintah bertanggungjawab akibat  efek domino kenaikan harga BBM menjelang bulan Ramadhan ini.

Muhammad Sidik | Agus Solihin

[email protected]

COPYRIGHT © SR28 GROUP 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!