JAMBI28.TV, BATANGHARI – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk posisi 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sejak 15 April 2026.
Program ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat telah mencapai lebih dari 500 ribu orang dari berbagai daerah di Indonesia.
Tingginya antusiasme tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan. Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Batang Hari, Wanda Rizki Romadhon, turut memberikan imbauan terkait proses seleksi yang tengah berlangsung.
Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen harus dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan diumumkan secara terbuka kepada publik.
“Rekrutmen ini seyogyanya dilakukan melalui tahapan yang benar dan sesuai prosedur yang telah disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Wanda juga meminta agar pihak penyelenggara memastikan proses seleksi berjalan transparan dan adil, guna menjaga kepercayaan publik serta kondusivitas di tengah masyarakat.
“Kami menghimbau kepada pihak penyelenggara agar proses rekrutmen calon manajer Koperasi Merah Putih dilakukan secara transparan dan adil. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara,” tegasnya.
Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut. Menurutnya, rekrutmen ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Kami sangat mengapresiasi program ini, karena selain membuka peluang kerja, juga sejalan dengan program prioritas pemerintah,” tambahnya.
Dengan jumlah pelamar yang terus bertambah, proses seleksi yang profesional dan akuntabel diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. (Ilham)














































