JAMBI28.TV, SAROLANGUN – Ditengah meningkatnya volume sampah saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun mulai mensosialisasikan pemilahan sampah dimulai dari rumah. Hal tersebut diungkapkan Kurniawan selaku Kepala DLH Sarolangun saat dijumpai awak media pada Senin (11/05/2026).
“Pola masyarakat kita ini belum ada kesadaran untuk memilah sampah dari rumah, karena kalau arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup kita harus memilah mulai dari sumber sampah,” Ungkapnya.
Menurutnya, pemilahan sampah yang dimulai dari rumah ataupun industri, kantor, pabrik dan sejenisnya sudah seharusnya melakukan pemilahan mandiri. Dan nantinya pihak Dinas lingkungan hidup setempat akan melakukan pengangkutan sampah yang telah terpisah.
“Kami hari ini sudah mulai mensosialisasikan untuk masyarakat memilah sampah dari rumah dan kemudian nanti kami akan menyiapkan pengangkut sampah dan kami bedakan sampah organik dan non organik,” ujarnya.
Setelah sukses meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, DLH Sarolangun kedepan berencana akan menutup semua tempat pembuangan sampah (TPS), dan digantikan dengan pola langsung penjemputan ke rumah-rumah.
Sejauh ini, DLH Sarolangun sudah menyediakan ratusan TPS yang tersebar di Sarolangun dengan estimasi volume 30 hingga 40 ton sampah perhari. Pihak DLH menghimbau agar masyarakat untuk tetap tertib dan peduli terhadap lingkungan.
“Kalau jumlah TPS ada ratusan yang resmi, belum lagi yang liar ada sekitar puluhan. Kita harap agar masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan masing-maisng,” pungkasnya. (Ridho)














































