JAMBI28.TV, BATANGHARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batanghari menggelar Rapat Kerja (Raker) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 2026 pada awal Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun langkah strategis guna meningkatkan prestasi atlet pencak silat di daerah tersebut.
Rapat kerja secara resmi dibuka oleh Ketua KONI Batanghari, Tandri Saputra, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan agar mampu bersaing di berbagai ajang olahraga, baik tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Raker IPSI tahun ini difokuskan pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta persiapan menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan program kerja yang lebih terarah dan efektif dalam mendukung kemajuan pencak silat di Kabupaten Batanghari.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap prestasi pencak silat Batanghari semakin meningkat dan mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Tandri Saputra.
Ia juga menekankan bahwa pencak silat sebagai warisan budaya bangsa memiliki potensi besar untuk terus berkembang, bahkan ditargetkan dapat dipertandingkan di ajang internasional seperti Olimpiade.
Menurutnya, peningkatan kualitas atlet harus diimbangi dengan pembinaan karakter. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh pesilat untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Jadikan setiap kompetisi sebagai sarana pembentukan karakter, bukan hanya sekadar mengejar kemenangan,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Raker IPSI 2026 ini, diharapkan lahir program-program unggulan yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi serta membawa nama Kabupaten Batanghari semakin dikenal di dunia olahraga, khususnya cabang pencak silat. (Ilham)











































