JAMBI28.TV, MUARO JAMBI — PT Wirakarya Sakti (PT WKS) mengerahkan tim pemadam darat dan dukungan helikopter water bombing untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekumbung, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.
Respons cepat dilakukan dengan mengerahkan dua Tim Reaksi Cepat (TRC) serta full team Regu Pemadam Kebakaran (RPK) Distrik 7 untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api di lokasi.
Selain kekuatan personel di darat, PT WKS turut mengerahkan dukungan helikopter water bombing untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.
Api Berhasil Dipadamkan dalam 2,5 Jam
Setibanya di lokasi, tim pemadam PT WKS langsung melakukan penanganan dengan mengoptimalkan kekuatan personel darat dan dukungan udara.
Kombinasi pemadaman dari darat dan udara dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kobaran meluas.
Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 2,5 jam.
Head Fire Operation Management (FOM) PT WKS, Destian Nori, mengatakan kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan karhutla.
“Begitu informasi kebakaran kami terima, tim langsung bergerak dengan mengerahkan dua Tim Reaksi Cepat dan full team RPK Distrik 7. Kami juga memberikan dukungan melalui helikopter water bombing untuk mempercepat proses pemadaman,” ujar Destian.
Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Destian mengatakan PT WKS terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan sarana pemadaman, terutama dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.
“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan sarana pemadaman. Target utama kami adalah memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secepat mungkin sebelum berkembang dan meluas,” katanya.
Pengerahan dua TRC dan full team RPK Distrik 7 merupakan bagian dari sistem respons cepat PT WKS dalam menangani potensi kebakaran di lapangan.
Sementara itu, dukungan water bombing menjadi salah satu upaya untuk memperkuat proses pemadaman ketika kondisi dan situasi di lapangan membutuhkan dukungan udara.
PT WKS Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
PT WKS menilai penanganan karhutla membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Respons cepat di lapangan, menurut perusahaan, perlu didukung komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah, aparat, serta masyarakat.
Perusahaan juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun indikasi titik api.
“Pemadaman dalam waktu sekitar 2,5 jam ini menjadi bagian dari upaya respons cepat kami di lapangan. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kebakaran dapat dicegah sejak awal. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran,” tambah Destian.
PT WKS menyatakan akan terus memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan respons terhadap karhutla melalui peningkatan kapasitas personel, patroli dan deteksi dini, kesiapan sarana pemadaman, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. (Nug)











































