JAMBI28.TV, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., menghadiri Wisuda Santri Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VII Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia di Maulidia Convention Center, Rabu (29/7/2026).
Mengusung tema “Satu Dekade Berkhidmat Melahirkan Generasi Qur’ani, Menuai Keberkahan di Bumi Pertiwi”, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peringatan 10 tahun pengabdian Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an di Kota Jambi.
Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang didirikan oleh Maulana bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian untuk memperluas akses pendidikan agama, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Selain membina para hafiz Al-Qur’an, lembaga ini juga berupaya memberantas buta aksara Al-Qur’an dan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa wisuda tahfizh bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan simbol keberhasilan membentuk karakter generasi muda yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, pembangunan Kota Jambi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang memiliki keimanan, akhlak mulia, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Anak-anak yang menghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Mereka adalah generasi penerus yang diharapkan mampu membawa keberkahan bagi Kota Jambi melalui akhlak, ilmu, dan keteladanannya. Siapa yang memuliakan Al-Qur’an, insyaallah akan dimuliakan Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Maulana.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak agar istiqamah menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita patut bersyukur memiliki anak-anak yang memilih jalan Al-Qur’an di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus digitalisasi. Ini adalah pilihan yang mulia dan harus terus kita dukung bersama,” katanya.
Maulana menambahkan, dirinya bersama Bunda PAUD Kota Jambi berkomitmen terus berkontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang berkualitas, baik secara intelektual maupun spiritual.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustaz dan ustazah Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia yang telah mendedikasikan waktu dan ilmunya dalam membimbing para santri menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia, Aripli Kobri, mengatakan sebanyak 54 santri mengikuti Wisuda Tahfizh Angkatan VII Tahun 2026. Mereka terdiri dari 15 santri putra dan 39 santri putri.
“Alhamdulillah seluruh peserta wisuda telah menyelesaikan setoran dan ujian hafalan minimal satu juz, bahkan capaian hafalan tertinggi tahun ini mencapai 11 juz,” ungkap Aripli.
Menurutnya, peningkatan jumlah maupun kualitas hafalan santri setiap tahun menjadi bukti keberhasilan proses pembinaan yang dilakukan lembaga tersebut.
Aripli berharap para santri terus meningkatkan hafalan, memperbanyak murajaah, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita bersama-sama berdoa agar seluruh santri menjadi generasi Qurani yang senantiasa mencintai, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an, sehingga memperoleh keberkahan serta kemuliaan di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aripli juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Maulana dan Bunda PAUD Kota Jambi atas komitmen yang konsisten mendukung pendidikan Al-Qur’an sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda Kota Jambi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.*














































