JAMBI28.TV, JAMBI — Layanan internet GRADE+ resmi diluncurkan di Kota Jambi, Sabtu (26/9/2026). Penyedia layanan internet tersebut menawarkan koneksi berbasis fiber optik dengan paket mulai 100 Mbps seharga Rp210.000 per bulan.
Grand launching GRADE+ digelar di Aston Jambi Hotel & Conference Center dan dihadiri Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi Saleh Ridho, serta sejumlah pejabat, ketua RT, tokoh masyarakat dan mitra GRADE+.
Dalam peluncuran tersebut, GRADE+ memperkenalkan sejumlah layanan, di antaranya koneksi internet unlimited, gratis biaya pemasangan atau instalasi, serta router dual band.
Layanan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berbagai kalangan, mulai dari rumah tangga, pelajar dan mahasiswa, perkantoran, pelaku usaha, hingga aktivitas digital lainnya.
GRADE+ Targetkan Koneksi Internet Lebih Merata
Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo, ST, mengatakan kehadiran GRADE+ di Jambi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan internet yang dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus perkembangan ekonomi daerah.
“Internet itu sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Oleh karena itu, kami berkomitmen memberikan internet yang berkualitas agar aktivitas warga Jambi, baik untuk sekolah, perkantoran, perkuliahan maupun bisnis, dapat berjalan dengan komunikasi yang lancar guna memajukan ekonomi warga Jambi,” kata Bambang.
Menurut Bambang, peluncuran GRADE+ bukan menjadi langkah akhir. Perusahaan, kata dia, akan terus mengembangkan jaringan sekaligus menjaga kualitas layanan bagi masyarakat.
“Kami menyadari bahwa ini bukan langkah yang pertama, tetapi merupakan langkah yang berkesinambungan. Kami akan menjaga komitmen sebagai penyedia jasa internet untuk memberikan layanan terbaik kepada warga Jambi,” tuturnya.
Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra dan masyarakat yang telah mendukung pembangunan jaringan GRADE+ di Jambi.
Ia mengatakan perusahaan memiliki misi untuk memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas masyarakat, termasuk memperluas akses internet ke wilayah yang belum mendapatkan layanan secara optimal.
“Kami mendengar masih ada beberapa tempat di Jambi yang bukan daerah 3T, tetapi belum terlayani oleh seluler. Karena itu, kami berkomitmen mendukung program pemerintah agar setiap titik, khususnya di Provinsi Jambi, dapat terkoneksi internet,” katanya.
Maulana: Internet Jadi Bagian Penting Ekonomi Kota Jambi
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan perkembangan teknologi digital membuat internet semakin penting dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi.
Menurut Maulana, Kota Jambi sebagai ibu kota Provinsi Jambi memiliki visi sebagai kota perdagangan dan jasa. Karena itu, dukungan terhadap teknologi digital, termasuk ketersediaan jaringan internet, menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan kota.
“Dalam konteks kota yang inovatif, salah satu komponennya adalah dukungan terhadap teknologi digital. Salah satunya adalah internet,” jelas Maulana.
Ia mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap internet terus meningkat, baik untuk komunikasi, pendidikan maupun kegiatan ekonomi.
Menurutnya, pelaku UMKM kini banyak memanfaatkan internet untuk memasarkan produk hingga melakukan transaksi.
“Emak-emak UMKM sekarang sudah menggunakan internet untuk berjualan. Pembayaran juga sudah banyak menggunakan internet. Semua itu didukung oleh keandalan internet yang menghubungkan kita semua,” ujarnya.
Maulana juga mengungkapkan bahwa kebutuhan internet mulai menjadi perhatian dalam pembahasan mengenai standar pelayanan pemerintah.
Ia menyebut baru-baru ini berdiskusi dengan pejabat Kementerian Dalam Negeri mengenai kemungkinan memasukkan aspek layanan digital dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Jangan-jangan ini masuk dalam Standar Pelayanan Minimal seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perumahan. Itu kan kebutuhan dasar,” katanya.
Menurut Maulana, akses internet semakin penting bagi masyarakat Kota Jambi yang aktivitas ekonominya banyak bergerak di sektor perdagangan dan jasa.
GRADE+ Klaim Sudah Hubungkan 40 Ribu Rumah
Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyebut jaringan GRADE+ telah menghubungkan lebih dari 40.000 rumah di Jambi dan menjangkau sekitar 18 kelurahan.
Sementara itu, jumlah bangunan rumah di Kota Jambi disebut mencapai sekitar 250.000 unit.
“Kalau layanannya andal, masyarakat puas, dan kecepatannya bagus, tentu masyarakat sebagai konsumen akan memiliki pilihan dalam menggunakan layanan internet,” ujar Maulana.
Ia pun menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran GRADE+ dan berharap kehadiran penyedia layanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan konektivitas masyarakat sekaligus mendukung perkembangan ekonomi digital di Kota Jambi.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat atas kegiatan grand launching ini. Mudah-mudahan GRADE+ dapat berkolaborasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Maulana.
Hadirkan Layanan Berbasis Fiber
GRADE+ mengusung konsep layanan digital terpadu berbasis jaringan fiber optik.
Selain koneksi internet, layanan tersebut menawarkan akses terhadap berbagai layanan hiburan dan konten digital melalui paket berlangganan.
Dengan dukungan infrastruktur fiber, GRADE+ menyatakan layanannya ditujukan untuk menghadirkan koneksi cepat, stabil, dan berlatensi rendah untuk berbagai kebutuhan digital.
Mulai dari aktivitas belajar dan bekerja, streaming, game online, hingga penggunaan sejumlah perangkat secara bersamaan dalam satu jaringan.
Kehadiran GRADE+ menambah pilihan layanan internet bagi masyarakat Kota Jambi sekaligus menjadi bagian dari perkembangan ekosistem konektivitas digital di daerah tersebut.










































