JAMBI28.TV, REJANG LEBONG – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah III Palembang menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kopi senilai Rp50 juta kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Lubuk Kembang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program The Gade Integrated Farming, sebagai bentuk komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi.
Melalui bantuan ini, Pegadaian berharap petani dapat meningkatkan kapasitas usaha tani, mengoptimalkan proses produksi, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, mengatakan dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung aktivitas pertanian kopi,” ujar Novryandi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, penguatan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi, pendampingan, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Pemimpin Cabang PT Pegadaian Cabang Curup, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani mengembangkan potensi pertanian kopi secara lebih optimal.
Ia berharap sarana produksi yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan usaha tani, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok.
“Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, potensi pertanian lokal diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” kata Lukmanul.
Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diharapkan mampu menunjang proses produksi pertanian kopi sekaligus membantu petani mengembangkan usaha secara lebih produktif.

Pegadaian menilai kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha, memperkuat kapasitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Novryandi menegaskan, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatan bantuan dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah awal bagi penguatan usaha pertanian kopi di Desa Lubuk Kembang. Dengan semangat kebersamaan dan pemanfaatan sarana produksi secara optimal, para petani diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani,” tambahnya.

Melalui program The Gade Integrated Farming, Pegadaian Kanwil III Palembang berkomitmen untuk terus mendorong berbagai inisiatif pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, melalui kolaborasi dan kontribusi berkelanjutan bagi lingkungan serta perekonomian daerah. (Agus/Rilis)










































