JAMBI28TV, JAMBI – Pemkot Jambi bergerak cepat menangani dampak kekeringan akibat kemarau ekstrem dan kabut asap yang melanda sejumlah wilayah. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penyaluran air bersih, pembagian masker, pemantauan kesehatan, hingga bantuan pangan.
Penanganan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Perumda Air Minum Tirta Mayang (Perumdam Tirta Mayang) dan perangkat daerah terkait.
Berdasarkan data di laman pemantauan resmi Pemkot Jambi per 9 Oktober 2026, tercatat 435 permintaan penyaluran air bersih selama Agustus-Oktober 2026.
Dari jumlah itu, 336 permintaan sudah selesai didistribusikan, sementara 99 lainnya masih dalam proses.
Secara keseluruhan, Pemkot Jambi bersama Perumdam Tirta Mayang telah menyalurkan 1.935.404 liter air bersih kepada masyarakat. Penyaluran diprioritaskan untuk daerah yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau ekstrem.
Pada 6 Oktober 2026, Pemkot Jambi menyalurkan sekitar 12.000 liter air bersih kepada warga di Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Kota Baru. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turun langsung ke lapangan mendistribusikan bantuan tersebut.
Selain air bersih, Pemkot Jambi juga menyalurkan bantuan masker untuk melindungi warga dari kabut asap.
Hingga periode pelaporan Oktober 2026, sebanyak 3.765 kotak masker telah disalurkan dari total bantuan yang tersedia sebanyak 5.070 kotak.
Penyaluran dilakukan sebanyak 72 kali dengan melibatkan perangkat daerah Pemkot Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga organisasi kemasyarakatan.
Bantuan masker berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga forum Corporate Social Responsibility (CSR).
Pemkot Jambi juga meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi dampak kabut asap.
Fasilitas kesehatan disiagakan menangani gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit lain akibat paparan asap.
Masyarakat diimbau menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, serta menggunakan masker. Pemkot Jambi juga menyesuaikan kegiatan pembelajaran sesuai kondisi kualitas udara yang terpantau.
Selain air bersih dan masker, Pemkot Jambi menerima bantuan pangan dari forum CSR. Berdasarkan data yang tersedia, bantuan tersebut berjumlah dua dus.
Pemerintah terus mendorong sinergi dengan perangkat daerah, unsur Forkopimda, dunia usaha, dan organisasi masyarakat untuk menangani dampak kekeringan dan kabut asap.











































