• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Konstruksi Hak Mengingat dalam Bingkai Hukum yang Berkeadilan

Konstruksi Hak Mengingat dalam Bingkai Hukum yang Berkeadilan

Juni 28, 2026
PT BSU Framing Anak Sekolah Akan jadi Korban Eksekusi, Mahmud Bongkar Fakta: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

PT BSU Framing Anak Sekolah Akan jadi Korban Eksekusi, Mahmud Bongkar Fakta: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

Agustus 26, 2026
Pungutan Kebersihan Rp10 Ribu di Sungai Buluh Dipertanyakan, Warga Minta Kejelasan DLH Batanghari

Pungutan Kebersihan Rp10 Ribu di Sungai Buluh Dipertanyakan, Warga Minta Kejelasan DLH Batanghari

Agustus 25, 2026
KAMMI UNJA Respon Buruknya Kualitas Udara Jambi dengan Membagikan 1.500 Masker Gratis

KAMMI UNJA Respon Buruknya Kualitas Udara Jambi dengan Membagikan 1.500 Masker Gratis

Agustus 24, 2026
ASTON Jambi Ukir Prestasi di Festival Batanghari 2026, Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik

ASTON Jambi Ukir Prestasi di Festival Batanghari 2026, Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik

Agustus 24, 2026
Pegadaian Dorong Ekosistem Emas Indonesia Berstandar Internasional, Resmi Bentuk IBMA

Pegadaian Dorong Ekosistem Emas Indonesia Berstandar Internasional, Resmi Bentuk IBMA

Agustus 21, 2026
PT WKS Kerahkan Tim Darat dan Helikopter, Karhutla di Sekumbung Padam dalam 2,5 Jam

PT WKS Kerahkan Tim Darat dan Helikopter, Karhutla di Sekumbung Padam dalam 2,5 Jam

Agustus 20, 2026
Program Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, Pegadaian Perluas Kepedulian di Sumbagsel

Program Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, Pegadaian Perluas Kepedulian di Sumbagsel

Agustus 20, 2026
Pegadaian Area Jambi Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak, Edukasi Keuangan dan Hadiah Menarik Menanti

Pegadaian Area Jambi Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak, Edukasi Keuangan dan Hadiah Menarik Menanti

Agustus 20, 2026
Cegah Karhutla, Pemdes Muaro Singoan Gelar Sosialisasi dan Ajak Warga Tak Bakar Lahan

Cegah Karhutla, Pemdes Muaro Singoan Gelar Sosialisasi dan Ajak Warga Tak Bakar Lahan

Agustus 19, 2026
Bupati Sarolangun Kukuhkan Anggota Paskibraka Tahun 2026

Bupati Sarolangun Kukuhkan Anggota Paskibraka Tahun 2026

Agustus 16, 2026
Udara Mulai Berasap, IJTI Pengda Jambi dan Adya Group Bagikan Ribuan Masker Gratis

Udara Mulai Berasap, IJTI Pengda Jambi dan Adya Group Bagikan Ribuan Masker Gratis

Agustus 15, 2026
Pegadaian Jalin Sinergi dengan Insan Pers Jambi Lewat Media Gathering

Pegadaian Jalin Sinergi dengan Insan Pers Jambi Lewat Media Gathering

Agustus 14, 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Jambi28.TV
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pegadaian Dorong Ekosistem Emas Indonesia Berstandar Internasional, Resmi Bentuk IBMA

    Pegadaian Dorong Ekosistem Emas Indonesia Berstandar Internasional, Resmi Bentuk IBMA

    Program Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, Pegadaian Perluas Kepedulian di Sumbagsel

    Program Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, Pegadaian Perluas Kepedulian di Sumbagsel

    Pegadaian Area Jambi Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak, Edukasi Keuangan dan Hadiah Menarik Menanti

    Pegadaian Area Jambi Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak, Edukasi Keuangan dan Hadiah Menarik Menanti

    Pegadaian Jalin Sinergi dengan Insan Pers Jambi Lewat Media Gathering

    Pegadaian Jalin Sinergi dengan Insan Pers Jambi Lewat Media Gathering

    Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T

    Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T

    Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Gulirkan Program Mengetuk Pintu Langit, Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Jambi, Palembang, dan Lampung

    Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Gulirkan Program Mengetuk Pintu Langit, Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Jambi, Palembang, dan Lampung

    Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Konsisten Tebar Kepedulian Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

    Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Konsisten Tebar Kepedulian Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

    Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Bukti Komitmen “MengEMASkan Indonesia”

    Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Bukti Komitmen “MengEMASkan Indonesia”

    Kesan Pelatih Riau di Finix Athletics Sumatera Open Championship: Fasilitas Memadai dan Panitia Ramah

    Kesan Pelatih Riau di Finix Athletics Sumatera Open Championship: Fasilitas Memadai dan Panitia Ramah

    Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

    Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Dua Atlet Polo Air Jambi Masuk Pelatnas SEA Games 2025

    Dua Atlet Polo Air Jambi Masuk Pelatnas SEA Games 2025

    KONI Provinsi Jambi Gelar Silaturahmi dan Peringati Hari Olahraga Nasional

    KONI Provinsi Jambi Gelar Silaturahmi dan Peringati Hari Olahraga Nasional

    Forum Film Jambi Gelar Halal Bi Halal dan Tasyakuran: Perkuat Konsolidasi dan Strategi Promosi Daerah

    Forum Film Jambi Gelar Halal Bi Halal dan Tasyakuran: Perkuat Konsolidasi dan Strategi Promosi Daerah

    Momentum Ramadan, KONI Kota Jambi Perkuat Kebersamaan dengan Buka Puasa Bersama

    Momentum Ramadan, KONI Kota Jambi Perkuat Kebersamaan dengan Buka Puasa Bersama

    Innalillahi! Mat Solar Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Terakhir Pemeran Bajuri

    Innalillahi! Mat Solar Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Terakhir Pemeran Bajuri

    Dua Atlet Polda Jambi Naik Podium di Tour of Kemala 2025

    Dua Atlet Polda Jambi Naik Podium di Tour of Kemala 2025

    Polda Jambi Kirim 14 Atlet Ikut Tour Of Kemala di Yogyakarta

    Polda Jambi Kirim 14 Atlet Ikut Tour Of Kemala di Yogyakarta

    Raffi Ahmad di ketahui memiliki harta Rp1 Triliun.

    Meski Punya Harta Rp 1 Triliun, Raffi Ahmad Masih Punya Utang Ratusan Miliar

    Artis FTV Fedora Amanda Larasati Nugroho mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan

    Kondisi Terkini Artis FTV Larasati Nugroho Usai Alami Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Jakarta Selatan

    Atlet Finix Running Club Toreh Prestasi di Kejuaraan Atletik Pelajar se-Kota Jambi

    Atlet Finix Running Club Toreh Prestasi di Kejuaraan Atletik Pelajar se-Kota Jambi

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    ASTON Jambi Ukir Prestasi di Festival Batanghari 2026, Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik

    ASTON Jambi Ukir Prestasi di Festival Batanghari 2026, Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik

    Haornas ke-42, KONI Provinsi Jambi Dorong Prestasi dan Persatuan Melalui Olahraga

    Haornas ke-42, KONI Provinsi Jambi Dorong Prestasi dan Persatuan Melalui Olahraga

    Aston Jambi Berbagi: Kebersamaan dalam Buka Puasa Bersama Karyawan dan Anak Panti Asuhan Bina Insani

    Aston Jambi Berbagi: Kebersamaan dalam Buka Puasa Bersama Karyawan dan Anak Panti Asuhan Bina Insani

    Spektakuler!150 Menu Makanan Dan Minuman Disiapkan Aston Jambi untuk Berbuka Puasa Selama Bulan Ramadan 2025

    Spektakuler!150 Menu Makanan Dan Minuman Disiapkan Aston Jambi untuk Berbuka Puasa Selama Bulan Ramadan 2025

    Dari Sungai Batanghari ke Dunia, Karantina Jaga Kualitas Ikan Seluang

    Dari Sungai Batanghari ke Dunia, Karantina Jaga Kualitas Ikan Seluang

    Fakta-fakta Changi Airport yang Pernah Dapat Rekor Penghargaan Bandara Terbaik Dunia

    Fakta-fakta Changi Airport yang Pernah Dapat Rekor Penghargaan Bandara Terbaik Dunia

    Aston Jambi Sukses Gelar Halloween Party “Glitz & Ghouls”

    Aston Jambi Sukses Gelar Halloween Party “Glitz & Ghouls”

    Makin Bersinar, Ini Penampilan Terbaru Jessica Wongso Saat Diajak Pengacaranya Main Golf

    Makin Bersinar, Ini Penampilan Terbaru Jessica Wongso Saat Diajak Pengacaranya Main Golf

    13 Hotel Terbaik di Jambi, Paling Banyak Dikunjungi

    13 Hotel Terbaik di Jambi, Paling Banyak Dikunjungi

    9 Destinasi Wisata Kuliner Jambi yang Wajib Kamu Cicipi

    9 Destinasi Wisata Kuliner Jambi yang Wajib Kamu Cicipi

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Sosial Blog
  • Harga Emas hari ini
No Result
View All Result
Jambi28.TV
No Result
View All Result
Home Opini

Konstruksi Hak Mengingat dalam Bingkai Hukum yang Berkeadilan

by Tim Redaksi
Juni 28, 2026
in Opini
0
Konstruksi Hak Mengingat dalam Bingkai Hukum yang Berkeadilan
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAMBI28.TV, JAMBI – Demokrasi membutuhkan ingatan. Masyarakat berhak mengetahui rekam jejak para pejabat publik, tokoh masyarakat, maupun individu yang pernah terlibat dalam persoalan hukum. Ingatan publik merupakan salah satu instrumen penting untuk memastikan bahwa kekuasaan tidak berjalan tanpa pengawasan dan bahwa pengalaman masa lalu dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kehidupan bersama. Namun, terdapat satu pertanyaan yang jarang diajukan secara serius yaitu, sampai di mana hak publik untuk mengingat dan pada titik mana ingatan itu berubah menjadi penghukuman tanpa akhir?

Pertanyaan ini menjadi penting karena dalam praktiknya ruang publik sering kali terjebak pada dua kecenderungan yang berbeda. Di satu sisi, ada upaya yang sah untuk mengingat rekam jejak seseorang sebagai bagian dari kontrol sosial. Di sisi lain, terdapat kecenderungan untuk terus-menerus mengidentikkan seseorang dengan kesalahan masa lalunya, bahkan ketika proses hukum telah selesai dijalani sesuai ketentuan yang berlaku.

Perbedaan antara keduanya tidak selalu mudah dibedakan. Namun dalam negara hukum, perbedaan tersebut sangat menentukan kualitas demokrasi dan peradaban publik. Prinsip dasar negara hukum adalah bahwa seseorang dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya melalui mekanisme hukum yang sah. Ketika pengadilan telah menjatuhkan putusan dan hukuman telah dijalani, maka negara telah melaksanakan fungsi penghukumannya. Rekam jejak tersebut tetap menjadi bagian dari sejarah yang tidak dapat dihapus, tetapi status hukum seseorang tidak dapat terus-menerus diperlakukan seolah-olah subjek hukum yang telah menjalani putusan tersebut masih berada dalam proses penghukuman.

Dalam negara hukum, seseorang dihukum karena perbuatannya, bukan karena identitasnya untuk selamanya. Ketika hukuman telah dijalani, maka yang perlu diawasi publik bukan sekadar masa lalu seseorang, melainkan apakah terdapat tindakan baru yang merugikan kepentingan umum. Termasuk apabila terdapat dugaan penyalahgunaan pengaruh, konflik kepentingan, akses istimewa terhadap proses pengambilan kebijakan atau kedekatan dengan pejabat-pejabat publik yang berpotensi mempengaruhi jalannya pemerintahan. Bahkan kedekatan dengan pejabat publik dalam berbagai kegiatan sosial, organisasi, keagamaan, maupun aktivitas kemasyarakatan lainnya tetap dapat menjadi objek perhatian publik sepanjang terdapat kepentingan umum yang perlu diawasi.

READ  Komitmen Tanpa Henti, Jambi Bersih Narkoba di Bawah Kepemimpinan Al Haris

Namun demikian, kehadiran seseorang dalam satu forum atau kegiatan bersama pejabat publik tidak serta-merta membuktikan adanya hubungan politik, pengaruh terhadap kebijakan ataupun keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, setiap dugaan mengenai kedekatan dengan kekuasaan harus diuji berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi, bukan semata-mata berdasarkan persepsi, asumsi atau konstruksi opini. Demokrasi membutuhkan kontrol terhadap kekuasaan, tetapi kontrol yang sehat harus berbasis fakta, bukti dan relevansi terhadap kepentingan publik, bukan sekadar stigma.

Jika setiap mantan narapidana terus-menerus diposisikan sebagai terdakwa di ruang publik, maka hukum kehilangan salah satu tujuan utamanya, yaitu memberi kesempatan bagi seseorang untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat. Di sinilah sering muncul persoalan. Tidak sedikit diskusi publik yang lebih berfokus pada identitas masa lalu seseorang dibandingkan tindakan yang sedang dilakukan saat ini. Perhatian masyarakat diarahkan pada siapa orang tersebut dahulu, bukan pada apa yang sedang dikerjakannya sekarang. Akibatnya, ruang publik perlahan berubah dari arena pengawasan menjadi arena pelabelan. Padahal demokrasi yang sehat tidak dibangun di atas stigma, melainkan di atas fakta.

Fenomena tersebut sering kali diperkuat oleh cara suatu isu dikonstruksi dan disajikan kepada publik. Secara jurnalistik, penggunaan istilah atau frasa tertentu dapat membentuk persepsi pembaca sebelum mereka sempat menilai substansi persoalan secara objektif. Salah satu contohnya adalah penggunaan frasa seperti “tampil agamis” ketika membahas seseorang yang pernah memiliki persoalan hukum di masa lalu. Pertanyaan kritis yang perlu diajukan adalah apakah menjadi lebih religius atau tampil lebih agamis setelah menjalani hukuman merupakan sesuatu yang salah?

READ  Al Haris dan Abdullah Sani Kolaborasi Strategis antara Birokrasi dan Dakwah

Jika seseorang mengalami perubahan cara pandang hidup, menjadi lebih dekat dengan nilai-nilai agama atau berusaha memperbaiki dirinya, hal tersebut pada dasarnya merupakan wilayah pribadi yang tidak otomatis berkaitan dengan kepentingan publik. Yang semestinya menjadi perhatian masyarakat bukanlah simbol-simbol personal yang ditampilkan seseorang, melainkan tindakan, kebijakan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap masyarakat.

Karena itu, yang perlu diwaspadai adalah ketika kritik terhadap seseorang bergeser menjadi upaya pembunuhan karakter (character assassination). Serangan terhadap identitas pribadi sering kali muncul ketika argumen substantif mulai melemah. Fokus pembahasan tidak lagi diarahkan pada fakta, kebijakan atau tindakan yang dapat diuji secara objektif, melainkan pada upaya membangun sentimen emosional terhadap individu tertentu.

Publik tentu berhak mengetahui fakta. Akan tetapi, publik juga berhak mendapatkan informasi yang proporsional, berimbang dan tidak manipulatif. Kritik yang sehat harus membantu masyarakat memahami persoalan secara lebih jernih, bukan mendorong terbentuknya prasangka yang berkepanjangan.

Namun apabila yang dihadirkan kepada publik hanya pengulangan kesalahan masa lalu tanpa adanya fakta baru yang relevan dengan kepentingan publik saat ini, maka yang sedang berlangsung bukan lagi proses pengawasan. Yang terjadi adalah reproduksi stigma. Stigma memiliki sifat yang berbeda dengan kritik. Kritik berusaha menguji tindakan dan kebijakan. Stigma berusaha mengunci seseorang pada identitas tertentu. Kritik membuka ruang perbaikan. Stigma justru menutup kemungkinan perubahan. Dalam konteks itulah masyarakat perlu membedakan antara hak untuk mengingat dan dorongan untuk menghukum tanpa batas waktu.

Hak untuk mengingat merupakan bagian dari kebebasan warga negara. Tidak ada yang dapat melarang masyarakat untuk mengetahui dan menilai rekam jejak seseorang. Akan tetapi, hak tersebut tidak serta-merta memberikan legitimasi untuk meniadakan seluruh kemungkinan seseorang berpartisipasi kembali dalam kehidupan sosial, organisasi, maupun kemasyarakatan setelah menjalani konsekuensi hukumnya.

READ  Negara Tidak Boleh Diam: Mendesaknya Penetapan Status Bencana Nasional

Apabila setiap kesalahan masa lalu dijadikan alasan untuk menolak kehadiran seseorang secara permanen dalam ruang publik, maka sesungguhnya kita sedang menciptakan bentuk penghukuman baru yang tidak pernah diputuskan oleh pengadilan mana pun.Lebih jauh lagi, logika semacam itu berpotensi menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai tujuan sistem pemasyarakatan itu sendiri. Jika seseorang yang telah menjalani hukuman tetap dianggap bersalah untuk selamanya dalam kehidupan sosial, maka untuk apa negara menyediakan mekanisme pembinaan dan reintegrasi? Jika tidak ada peluang untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat, maka hukuman tidak lagi berfungsi sebagai sarana koreksi, melainkan sekadar alat pengasingan yang berlangsung tanpa akhir.

Masyarakat tentu berhak mengingat masa lalu. Namun yang lebih penting adalah kemampuan untuk menilai seseorang berdasarkan fakta yang terjadi pada hari ini. Sebab ukuran utama kehidupan demokratis bukanlah seberapa lama kita menjadikan masa lalu sebagai dasar penilaian, melainkan seberapa objektif kita menilai realitas yang sedang berlangsung.Pada akhirnya, kualitas ruang publik tidak ditentukan oleh kerasnya penghukuman sosial yang diberikan kepada seseorang. Kualitas ruang publik ditentukan oleh kemampuannya menjaga keseimbangan antara akuntabilitas dan keadilan, antara ingatan dan kebijaksanaan, antara kritik dan stigma.

Karena negara hukum mengajarkan bahwa setiap perbuatan harus dipertanggungjawabkan. Tetapi negara hukum juga mengajarkan bahwa penghukuman memiliki batas, sedangkan martabat manusia tidak boleh kehilangan tempatnya di ruang publik hanya karena masa lalu yang tidak pernah diberi kesempatan untuk selesai.

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP.

Akademisi UIN STS Jambi.

Share196Tweet123Share49
Tim Redaksi

Tim Redaksi

RSS feed: SR28 SR28

  • Jambi Peringkat 1 Kualitas Udara Terburuk, KAMMI UNJA Bagikan 1.500 Masker Gratis
  • Pelayanan Terbaik! ASTON Jambi Raih Peringkat 3 Hotel Terbaik se-Provinsi Jambi
  • Di Forum Indonesia-Tiongkok, Maulana: 34 Persen Turis ke Jambi Berasal dari China
  • Walikota Maulana Apresiasi Wamenaker Tinjau Padat Karya di Kota Jambi
  • Belajar Praktik Terbaik Kota Hijau, Wali Kota Jambi Siapkan Akselerasi Transformasi Pengelolaan Sampah
  • Chris Januardi Resmi Dampingi Empat Polisi Tersangka Kasus Meninggalnya Brigadir EWS

RSS feed: Kodepos Kodepos

RSS feed: Informatif Informatif

  • Remembering Lives: A Look at Recent Globe Gazette Obituaries
  • Remembering Greco Hertnick: A Life Well Lived
  • Understanding the Legacy: A Look at Grisell Funeral Home Obituaries
  • Understanding the Role of Guardian Angels Funeral Home in Obituaries
  • Remembering Lives: Hayworth Miller Funeral Home Obituaries

RSS feed: multi multi

Jambi28.TV

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sosial Blog
  • Harga Emas hari ini

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sosial Blog
  • Harga Emas hari ini

Copyright © 2017 JNews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In