JAMBI28.TV, BANDUNG – Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja strategis ke Pusat Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (4/3). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaatan teknologi riset dan analisis data digital guna mendukung percepatan pembangunan daerah di Provinsi Jambi.
Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, bersama anggota Komisi I lainnya—seperti Muhammad Chandra Alghiffari, Zulkifli Linus, Pinto Jayanegara, Abun Yani, Ibnu Sina, dan Rucita Arfianisa—berdiskusi intensif mengenai implementasi data satelit untuk pemantauan wilayah.
“Kami mempelajari berbagai inovasi yang dikembangkan BRIN, termasuk bagaimana analisis digital dan citra satelit dapat digunakan secara efektif untuk memantau perubahan kondisi lingkungan serta tata ruang wilayah secara real-time,” ujar perwakilan rombongan dalam diskusi tersebut.
Selain isu teknologi makro, pertemuan tersebut juga membahas solusi konkret untuk sektor pertanian Jambi. Fokus utamanya adalah upaya penyelamatan komoditas unggulan Duku Kumpe. Menanggapi laporan penurunan produktivitas pohon duku khas Jambi tersebut dalam beberapa tahun terakhir, DPRD mendorong adanya perhatian khusus melalui pendekatan riset ilmiah.
Peneliti BRIN menekankan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional adalah kunci untuk menciptakan inovasi. Langkah ini tidak hanya bertujuan menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi pada komoditas lokal sehingga lebih kompetitif.
Melalui kemitraan yang lebih kuat dengan BRIN, DPRD Provinsi Jambi berharap hasil-hasil riset mutakhir dapat segera diaplikasikan secara nyata. Hal ini dipandang krusial untuk memastikan perlindungan sumber daya alam sekaligus mendorong pembangunan yang berbasis pada data akurat dan teknologi terkini. (Amel)














































