JAMBI28. TV, JAMBI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional yang digelar di kawasan Citraland, Kota Jambi, Jumat (13/02/2026) pagi. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Dalam tinjauannya, Samsul mengapresiasi langkah pemerintah yang fokus mengawasi 18 item bahan pokok. Meski secara umum harga pangan di Kota Jambi dinilai terkendali, politisi yang akrab disapa Bang Samsul ini memberikan catatan kritis pada komoditas cabai rawit.
Ia menyoroti adanya lonjakan harga cabai rawit yang cukup drastis di pasaran. “Di Kota Jambi tadi masalah cabai rawit perlu diwanti-wanti. Harganya terpantau melonjak dari Rp47 ribu ke Rp90 ribu. Ini yang harus kita jaga agar tetap stabil sesuai ketetapan pemerintah,” tegas Samsul di sela-sela acara.
Menanggapi potensi kenaikan harga musiman jelang Ramadhan, Samsul mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk lebih proaktif melakukan pengawasan langsung di lapangan. Ia meminta instansi terkait tidak hanya mengandalkan data, tetapi rajin melakukan inspeksi mendadak (sidak).
“Intinya Pemprov harus rajin turun ke bawah, sidak ke pasar. Supaya jika ada kenaikan, harganya tidak terlalu jauh melonjak,” imbuhnya.
Selain memantau Kota Jambi, Samsul juga membandingkan perkembangan harga di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Berdasarkan data tabel GPM, stabilitas harga di kedua kabupaten tersebut justru menunjukkan tren yang lebih positif dibanding Kota Jambi.
“Untuk Sarolangun, saya lihat tabel harganya malah lebih baik dari Kota Jambi. Hanya komoditas kedelai yang ada selisih sekitar Rp2 ribu sampai Rp3 ribu,” jelasnya.
Samsul memastikan bahwa program GPM ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan berharap stabilitas ini terus terjaga hingga hari raya nanti. (Amel)














































