JAMBI28.TV, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perempuan untuk lebih melek finansial sekaligus waspada terhadap investasi ilegal. Edukasi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian, terutama sebagai pelaku UMKM.
“Sebagai kota perdagangan dan jasa, kita butuh ruang pertumbuhan ekonomi. Dan faktanya, sebagian besar pelaku UMKM adalah ibu-ibu,” ujarnya.
Namun, ia juga mengingatkan adanya risiko yang dihadapi perempuan dalam pengelolaan keuangan, termasuk maraknya pinjaman online ilegal.
“Data menunjukkan, yang paling banyak terjerat pinjaman online juga dari kalangan ibu-ibu,” ungkapnya.
Karena itu, edukasi finansial dinilai penting agar perempuan mampu mengelola keuangan secara bijak dan terhindar dari praktik ilegal.
Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Nadiyah, Sp.OG., turut mengapresiasi kolaborasi antara OJK dan PKK dalam menghadirkan edukasi keuangan bagi perempuan. Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya sebatas simbolik, tetapi harus diisi dengan upaya meningkatkan kapasitas perempuan sesuai perkembangan zaman.
“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik dalam keluarga, tetapi juga sebagai pengelola keuangan. Ketidakmampuan mengelola keuangan bisa berdampak serius, bahkan memicu persoalan dalam rumah tangga,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahaya pinjaman ilegal dan pengelolaan keuangan yang tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan kebocoran finansial dalam keluarga.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar dalam pembangunan ekonomi. Ia mengutip ungkapan bahwa perempuan adalah tiang negara, sehingga pemberdayaan perempuan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
“OJK bersama berbagai pihak terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat. Perempuan hari ini tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jambi sebagai media partner. Serta diikuti oleh pelaku UMKM perempuan dan jurnalis perempuan di Kota Jambi. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Ikatan Istri Pegawai OJK Jambi Founy Jasmin, Direktur Kredit dan Syariah Bank Jambi Yufzarman, Kepala Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Asuransi Bangun ASKRIDA, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan polis asuransi secara langsung kepada seluruh peserta oleh Wali Kota Jambi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan di Kota Jambi semakin cerdas dalam mengelola keuangan, terhindar dari praktik investasi ilegal, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Reni)














































