JAMBI28.TV, JAMBI – Sebanyak 444 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 21 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Sabtu dini hari.
Jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat ini dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Namun, di balik suasana khidmat pelepasan tersebut, terdapat dua jemaah yang harus menunda keberangkatannya. Keduanya belum dapat terbang bersama rombongan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab menyampaikan, dua jemaah tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kadar hemoglobin (HB) yang rendah.
“Penundaan ini dilakukan karena kondisi kesehatan jemaah tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara yang cukup panjang,” jelasnya.
Wahyudi Abdul Wahab menegaskan, keputusan ini diambil demi keselamatan jemaah. Mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, terutama untuk menjalani rangkaian aktivitas di Tanah Suci.
Meski demikian, peluang kedua jemaah untuk tetap berangkat tahun ini masih terbuka. Jika kondisi kesehatan mereka segera membaik dan dinyatakan layak oleh tim medis, keduanya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya.
“Kami berharap dalam beberapa hari ke depan kondisi jemaah dapat pulih, sehingga bisa menyusul bersama kloter selanjutnya,” pungkasnya. (Izul/Agus)











































