JAMBI28.TV, JAMBI – Ketua Pengurus LPER Wilayah Jambi, Harry Gus Fahmi, SH menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas berbagai program dan kebijakan yang dinilai telah memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha peternak rakyat. Apresiasi tersebut ditujukan kepada Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Perum Bulog atas upaya merespons aspirasi dan kebutuhan peternak kecil.
Menurut Harry, perhatian terhadap peternak rakyat merupakan hal yang patut dihargai. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika usaha peternakan, dukungan pemerintah serta komunikasi yang baik dengan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor peternakan rakyat.
Ia menegaskan bahwa menyampaikan apresiasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghargaan terhadap upaya yang telah dilakukan dan manfaat yang telah dirasakan di lapangan.
“Sejak kecil kita diajarkan untuk menghargai kebaikan orang lain. Ketika ada bantuan atau program yang manfaatnya benar-benar kami rasakan, sudah sepantasnya kami menyampaikan terima kasih. Bagi kami, menghargai upaya pemerintah merupakan sikap yang baik, sekalipun dalam pelaksanaannya masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi,” ujar Harry.
Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani beserta seluruh jajarannya.
Harry menilai bahwa upaya pemerintah dalam merespon keluhan peternak rakyat patut diapresiasi. Ia berharap program-program yang telah memberikan manfaat dapat terus dilanjutkan, disempurnakan, dan dilaksanakan secara tepat sasaran agar semakin banyak peternak kecil yang merasakan dampak positifnya.
Menurutnya, peternak rakyat juga harus memiliki semangat untuk terus berkembang dan tidak hanya bergantung pada satu bentuk dukungan. Perubahan kondisi ekonomi menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif, kreatif, dan mampu membaca peluang yang dapat mendukung keberlangsungan usaha.
Sejalan dengan program pemerintah terkait penanaman jagung, Hary menyatakan bahwa peternak yang tergabung dalam LPER Wilayah Jambi siap mempelajari dan memaksimalkan peluang tersebut sesuai dengan kemampuan serta potensi yang dimiliki.
Ia memandang pengembangan peluang di sektor pertanian dan peternakan perlu didukung melalui kerja sama antara pemerintah, koperasi, dan peternak rakyat. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat kontribusi peternak terhadap ketahanan pangan nasional.
“Kami memahami bahwa kondisi ekonomi saat ini menuntut peternak untuk terus berinovasi. Kalau ada peluang baru yang bisa dikembangkan, termasuk program penanaman jagung, tentu harus kita pelajari dan upayakan semaksimal mungkin. Kami tidak boleh hanya mengeluhkan keadaan, tetapi juga harus berusaha mencari solusi agar usaha tetap berjalan,” ungkapnya.
Dalam menyikapi berbagai kebijakan, Hary juga mengingatkan bahwa setiap pihak memiliki sudut pandang dan pengalaman yang berbeda. Perbedaan penilaian merupakan hal yang wajar, tetapi sebaiknya tidak menghilangkan ruang untuk berdialog, melakukan evaluasi, dan menghargai manfaat yang telah dirasakan.
Ia menambahkan bahwa keuntungan dan kerugian merupakan bagian dari risiko usaha peternakan. Tidak setiap periode usaha berjalan sesuai harapan. Karena itu, peternak harus memiliki kesiapan untuk mengevaluasi pengelolaan usaha, memperbaiki strategi, dan mencari jalan keluar ketika menghadapi kesulitan.
“Kalau usaha mengalami kerugian, kita harus berani mengevaluasi diri dan mencari penyebabnya. Jangan sampai kerugian justru membuat kita sibuk mencari kambing hitam atau menyalahkan sesama peternak. Kita harus belajar dari keadaan, memperbaiki apa yang kurang, dan memperkuat kebersamaan agar peternak rakyat bisa terus bertahan,” tegas Harry.
Ia menilai bahwa kritik dan apresiasi seharusnya dapat berjalan beriringan. Masukan terhadap kebijakan tetap diperlukan untuk mendorong perbaikan, sementara program yang telah memberikan manfaat juga layak mendapatkan pengakuan.
Bagi LPER Wilayah Jambi, membangun sektor peternakan rakyat membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah diharapkan terus menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat, sedangkan peternak harus terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat usaha, dan memanfaatkan peluang yang tersedia secara bertanggung jawab.
Harry berharap hubungan antara pemerintah dan peternak rakyat dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang konstruktif. Dengan demikian, berbagai tantangan yang dihadapi sektor peternakan dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.
Menutup pernyataannya, Harry Gus Fahmi kembali menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas berbagai upaya dan program yang manfaatnya telah dirasakan peternak rakyat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Perum Bulog. Kami berharap program-program yang bermanfaat bagi peternak kecil dapat terus berlanjut dan semakin baik. Kami di LPER Wilayah Jambi juga berkomitmen untuk terus berbenah, berinovasi, dan mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Prinsip kami sederhana: yang sudah baik kita apresiasi, yang masih perlu diperbaiki kita evaluasi, dan tantangan yang ada kita hadapi bersama,” tutupnya. (Rilis)










































