JAMBI28TV, JAMBI – Ketua Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Jambi, Hj. Ernawati, bertemu dengan Sultan Fuad, cucu Sultan Thaha Saifuddin, untuk membahas rencana seminar dan penelitian sejarah perjuangan pahlawan Jambi, penelusuran manuskrip, serta silsilah Kerajaan Melayu Jambi, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mendorong pelestarian sejarah Melayu Jambi, khususnya kisah perjuangan Sultan Thaha Saifuddin yang perlu terus ditelusuri melalui dokumen, manuskrip, dan sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hj. Ernawati menyampaikan bahwa penelitian sejarah sangat penting agar generasi muda Jambi mengenal perjuangan para pahlawan daerahnya sendiri.
“Kita ingin sejarah perjuangan Sultan Thaha Saifuddin dan pahlawan-pahlawan Jambi lainnya terus digali dan diteliti. Melalui seminar dan penelitian manuskrip serta silsilah Kerajaan Melayu Jambi, kita berharap sejarah ini dapat terdokumentasi dengan baik. Jangan sampai generasi mendatang kehilangan pengetahuan tentang sejarah dan perjuangan pahlawannya sendiri. Anak-anak muda Jambi harus memahami nilai perjuangan para pendahulu agar tetap dikenal dan dikenang sepanjang masa,” ungkap Ernawati.
Ia juga berharap hasil penelitian terhadap manuskrip dan sumber sejarah Melayu Jambi nantinya dapat dijadikan bahan ajar bagi peserta didik, mulai dari sekolah hingga jenjang pendidikan lainnya. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengenal nama para pahlawan, tetapi juga memahami kisah perjuangan, pengorbanan, dan peran mereka dalam membangun Jambi.
Menurutnya, pengenalan sejarah lokal melalui bahan ajar yang bersumber dari penelitian dapat menjadi upaya penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap daerahnya sekaligus menjaga warisan budaya Melayu Jambi agar tidak hilang ditelan zaman.
Melalui rencana seminar dan penelitian tersebut, ISMI Jambi berharap terbangun kolaborasi antara akademisi, peneliti, tokoh adat, keluarga kerajaan, dan masyarakat untuk menggali serta mendokumentasikan sejarah secara lebih terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan.














































