JAMBI28.TV, SAROLANGUN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sarolangun tahun 2026 secara resmi bergulir. Sedikitnya 39 desa yang tersebar di 11 kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun melangsungkan pemilihan pada Kamis (29/10/2026) pagi.
Memastikan Pilkades berjalan dengan baik, Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama unsur Forkopimda meninjau secara langsung sekaligus melaksanakan zoom meeting bersama Menteri Dalam Negeri, yang dilaksanakan di TPS 01 Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut.
Tampak kegiatan diikuti Wakil Bupati Gerry Trisatwika, SE, Sekda Sarolangun, Anggota DPRD Sarolangun, Kasdim 0420/Sarko, Perwakilan Kapolsek Singkut, Kasi Datun Kejari Sarolangun, Kepala Dinas PMD, Plt. Camat Singkut, Pj. Kepala Desa Payo Lebar, Penyelenggara Pilkades dan Tamu undangan lainnya
Dalam dialog virtual bersama Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Lusje Anneke Tabalujan, H. Hurmin menyampaikan bahwa Pilkades Serentak 2026 dilaksanakan di 39 desa dengan 50 TPS dan 48.358 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Secara keseluruhan, Pilkades kali ini diikuti 100 calon kepala desa, terdiri dari 94 laki-laki dan enam perempuan, termasuk 15 calon petahana,” ujar Bupati dalam laporannya.
‘Sementara itu, Desa Kalimau Ulu, Kecamatan Batang Asai, dan Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, melaksanakan pemilihan dengan calon tunggal”. Tambahnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa pemungutan suara dilaksanakan secara manual dengan dukungan pembiayaan dari APBD Kabupaten Sarolangun sebesar Rp800 juta serta APBDes sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Turut juga dibahas sejumlah usulan inovasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkades, diantaranya digitalisasi rekapitulasi suara, peningkatan aksesibilitas TPS, pencegahan politik uang dan hoaks, penguatan pengamanan, serta efisiensi anggaran.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, unsur Forkopimda, penyelenggara, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sementara dari hasil pemantauan yang dilakukan, H. Hurmin mengaku bersyukur karena proses pemungutan suara berlangsung aman, damai, dan kondusif. Antusiasme masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) juga terbilang tinggi, dengan tingkat partisipasi pemilih diperkirakan mencapai lebih dari 75 persen.
“Alhamdulillah, proses pemilihan berjalan dengan aman dan sejuk, tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi,” ungkap Hurmin.
Dirinya berharap pesta demokrasi tingkat desa ini dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat, sekaligus menjaga persatuan dan kondusivitas di seluruh wilayah Kabupaten Sarolangun. (Ridho)











































